Friday, April 12, 2013

Semangkuk Kolam


Ia mengirim kecipak ikan
pada musim gerah
saat teratai kolam telah menjadi sampah

Pada pigura kayu cengkih
ingatannya menempel perih
nafas mengalir
darah memburu
mengulas kitab masa lalu

Ia kirim langkahnya yang gontai
keyakinan mengapung
harapan terasing
Ia cecap dirinya sendiri
kepahitan sudah rampung

Ia kirim semangkuk kolam
dengan air hijau
dalam senja Juni musim gersang
Pada keruh lumpurnya
rahasia-rahasia
Ia telan tanpa sisa

Ia mengirim kecipak ikan
tapi kolam sudah susut
berganti malam larut

In memoriam: ars
26 Desember 2012

No comments: