Monday, April 08, 2013

Jika dalam Hidup Tak Ada Lagi Rusa



Jika dalam hidup kita tak ada lagi rusa, kandang besar di seberang stasiun itu akan kosong. Hanya sebidang tanah merah, dikelilingi pagar besi dan pohon-pohon kapuk. 

Pada bulan Desember, ribuan kepompong itu pecah, menumpahkan kapuk-kapuk putih di atas jalan merah pesepeda. Kapuk-kapuk itu menyebar di mana-mana seperti suasana musim salju. Seharusnya, ada kereta anjing lewat di situ: seorang lelaki tua gembul bermantel merah membawa karung hadiah. Sayangnya, tak akan ada lagi rusa-rusa melihat semua pemandangan ini. Sebab sudah tak ada lagi rusa dalam hidup kita.

Jika dalam hidup kita tak ada lagi rusa, apakah Bis Kuning akan tetap berhenti di Halte Stasiun untuk menurunkan dan menaikkan penumpang?

Jika dalam hidup kita tak ada lagi rusa, saya tetap akan berhenti di kurungan besar itu. Saya akan mengeluarkan kamera, tripod, menyiapkannya, lalu mengambil tempat di sana. Tapi apakah mobil rumput itu akan datang? Jika mobil rumput itu masih juga datang, akankah para pengurus kandang itu mengangkut rumput-rumput ke dalam kandang? 

Mereka selalu tiba pukul 8 pagi. Mereka akan membuka pintu kandang, masuk ke balik pagar, dan menyebarkan rumput itu di beberapa titik. Tetapi tak akan ada lagi yang berlari mengejar, tak akan ada lagi suara riuh rendah rusa-rusa, tak akan ada lagi yang menjamah rumput itu. Apakah rumput itu masih akan bergembira?

Siapakah yang hidupnya bergantung pada rusa? Siapakah yang hidupnya merasa kehilangan rusa? Namun apalah arti rusa di balik pagar? Adakah rusa-rusa yang terkurung dapat memberikan pengaruh pada kehidupan? Apa perbedaan rusa yang dikurung dengan rusa yang bebas di hutan? Apa beda rusa yang telah mati dan rusa yang hanya menjadi bagian dari ingatan? Mengapa rusa-rusa dalam kurungan itu hidup tetapi dibiarkan terpisah dari alam raya? 

Jika dalam hidup kita tak ada lagi rusa, lalu buat apa pagar itu masih berdiri di sana, mengelilingi kandang raksasa di seberang stasiun?


27 April 2012

4 comments:

M. Faizi said...

tumben agak aneh posting ini...

Pangapora said...

Siyaaa.... Saya esorowah noles nga' apah se nyaman ya? Mari' coba' usul gheluh, Kak... Pong ghi tak rammih ini...

M. Faizi said...

se sakobassah, Mak, yang ada hubungannya dengan kabin yang senyap dari Brandi tentu

Pangapora said...

Ooo.... Antos gheluh... Ca'n saya bayangan rusa itu sudah sakobessah... Iya antos ya...